3 Tips Buat Optimalkan RAM

By | March 11, 2017

Random Access Memory atau biasa disebut RAM mungkin sudah Kamu kenal sejak pertama kali bertemu dengan PC. RAM adalah memory utama yang biasa digunakan untuk melakukan penyimpanan sementara saat komputer dalam keadaan hidup. Fungsi adanya RAM ini adalah sebagai pendukung bagi processor untuk melakukan semua proses komputing. Kecepatan dan kapasitas RAM memiliki hubungan yang sangat erat dengan kinerja komputer yang Kamu miliki.

Sebelumnya mungkin Kamu pernah mengalami, RAM yang dimiliki sudah lumayan besar tapi kinerja dari perangkat komputer masih belum memenuhi keinginan. Mungkin Kamu perlu melakukan sedikit optimasi pada RAM. Penulis telah melakukan beberapa langkah simple yang ternyata bisa meningkatkan proses kinerja RAM pada perangkat Kamu.

3 Tips Buat Optimalkan RAM

Menggunakan Task Manager

Salah satu cara yang cukup sederhana adalah dengan menggunakan Task Manager yang ada pada OS di perangkat komputer Kamu. Lewat Task Manager Kamu bisa memantau seluruh kegiatan maupun proses yang berjalan di perangkat komputer Kamu. Selain itu, hampir keseluruhan dari sistem operasi baik windows maupun unix mampu melakukan sorting dari urutan penggunaan RAM terbesar hingga yang terkecil.

Untuk membuka Task Manager tiap OS memiliki cara yang berbeda-beda. Contohnya saja untuk Windows Kamu dapat membuka Task Manager dengan klik kanan di start taskbar lalu pilih Task Manager. Setelah itu Kamu akan melihat jendela yang menampilkan Task Manager. Kalau Kamu penggunaa Linux, semakin banyak cara yang dapat Kamu lakukan sesuai dengan lingkungan desktop yang Kamu gunakan. Contohnya, Penulis memakai desktop Unity maka untuk membuka Task Manager Penulis cukup hanya dengan mencari System Monitor (pada Linux setiap desktop environtment memiliki nama task manager yang berbeda-beda).

Disable startup apps

Langkah ini merupakan langkah Advance setelah Kamu memantau seluruh proses yang berjalan pada komputer Kamu. Aplikasi start up adalah aplikasi yang otomatis akan dijalankan saat komputer dihidupkan. Semakin banyak aplikasi yang di jalankan, tentunya proses juga akan semakin berat.

Untuk mengatasi hal ini, Kita akan disable aplikasi startup. Kalau Kamu pengguna Windows 8, Kamu bisa melakukannya pada tab start up di task manager, atau bisa juga melalui msconfig kalau Kamu adalah pengguna windows 7. Kalau kamu pengguna linux, kamu bisa lihat keseluruhan start up melalui terminal dengan cara sebagai berikut:

sudo -i
cd /etc/xdg/autostart/
sudo sed –in-place ‘s/NoDisplay=true/NoDisplay=false/g’ *.desktop

Tapi Kamu harus hati-hati saat melakukan disable start up pada Linux, karena terkadang aplikasi yang ada berhubungan langsung dengan OS tersebut.

Aplikasi pihak ketiga.

Ini adalah cara yang paling mudah. Kamu cukup download aplikasi yang berfungsi untuk mengoptimalkan RAM, sudah banyak aplikasi gratisan yang beredar di internet yang berfungsi untuk mengoptimalkan RAM. Namun Aplikasi yang Kamu gunakan juga sebaiknya yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Contohnya saja pada beberapa Antivirus yang bisa sekaligus digunakan untuk tweak, namun Kamu install aplikasi lagi untuk melakukan booster.

Sekarang ini untuk aplikasi pihak ketiga, penulis biasanya menggunakan CCleaner untuk OS Windows sedangkan untuk OS Linux (Ubuntu) menggunakan Ubuntu Tweak. Pilihan ini bukanlah wajib, Kamu bisa memilih selain dari kedua aplikasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *